Lelucon

Pada hari pertamanya, seorang tahanan baru di suatu penjara mendengar para tahanan lain tertawa terbahak-bahak setiap kali salah satu dari mereka menyebutkan sebuah nomer. Merasa takjub dengan hal itu, ia bertanya pada teman satu selnya mengenai apa yang terjadi.

“Kami tahu semua lelucon bahkan sampai begitu hafalnya sehingga untuk menghemat waktu daripada harus menceritakannya lagi, kami memberi nomer.”, begitu jawaban yang ia dapat.

Karena ingin bergabung dalam kesenangan bersama yang lain, si tahanan baru pun berteriak, “208!”

Ia terkejut ketika mendapati seluruh penjara bergema dalam tawa. Teman satu selnya menghapus air matanya dan berkomentar, “Lucu sekali! Kami belum pernah mendengar yang itu sebelumnya!”

5 Komentar »

  1. saya jadi penasaran, memangnya apa sih lelucon nomer 208 itu? apakah gabungan dari lelucon nomer 2, 0, dan 8? rasanya bukan ya?

    lelucon yang paling konyol yang pernah hampir saya dengar dari teman saya yaitu adalah pengalaman paling lucu yang dialami oleh teman saya tersebut. dialog dibuka dengan kalimah standar; “Tadi ada kejadian yang lucu…”, dan sebelum dia sempat menceritakan kejadian lucu tersebut, dia tertawa terbahak-bahak ~ tidak bisa berhenti sampai air matanya keluar. buat saya waktu itu, itu adalah lelucon paling jenius yang pernah saya ‘dengar’, yaitu tidak ada lelucon yang sempat dia ceritakan, tapi saya merasa ada hal yang lucu sehingga saya akhirnya tertawa habis-habisan hingga perut saya kram

    • ndarieindah berkata

      Sepertinya yang penasaran hanya saya, anda dan si tokoh utama. The rest of the prisoners enjoy2 aja ketawa walau nggak tahu leluconnya apa ;)

      Btw itu real story nih? Ternyata anda dan teman anda bisa “connect” dari hati ke hati hehe Akhirnya apakah kejadian lucunya itu sempat diceritakan juga? :D

  2. deni oktora berkata

    208 ??

    kenapa gak 888 ( simpati)
    atau 388 (IM3)

    GYA-HA-HA-HA-HA-AHA-AHAAHA–AH-AHA-AHH-AH-HA-HA………..

    gak lucu ya……………….

    http://www.denioktora.com

  3. Akhirnya apakah kejadian lucunya itu sempat diceritakan juga? :D

    nggak, soalnya habis it bubaran kumpul2nya… ya sudahlah, saya juga nggak begitu penasaran sama pengalaman lucu teman saya itu. toh, perut saya juga sudah puas sampai kram karena mentertawakan orang tertawa… :P

    • ndarieindah berkata

      Hahaha mungkin karena itu ya justru yang bikin benar2 jadi terkenang XD

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.